top of page
Search

Mengembara di Bumi Baghasasi





Dalam ingatan masa kecil saya, Bekasi merupakan daerah yang panas, macet dan jauh. Tiap kali saya ikut dengan ayah dan ibu saya untuk mengunjungi rumah paman kami di Bekasi, saya harus mempersiapkan mental bahwa ini akan menjadi perjalanan panjang seharian.


Tidak banyak yang saya tahu tentang Bekasi, selain saya sering mendengar nama tempat ini disebut-sebut dalam puisi Chairil Anwar, Karawang-Bekasi. Barulah setelah melakukan riset dan membaca literatur beberapa tahun belakangan saya baru tahu bahwa Bekasi menyimpan sejarah yang panjang.


Sangat panjang bahkan sampai ke masa Kerajaan tertua di Tanah jawa yaitu, Taruma negara. Berdasarkan isi Prasasti Tugu yang ditemukan di daerah Tugu, Cilincing Jakarta, diketahui bahwa Raja Purnawarman memerintahkan untuk menggali kali Candrabhaga sampai ke istananya. Penggalian yang diperintahkan oleh Purnawarman tersebut dimaksudkan untuk menghindari banjir yang kerap melanda wilayah kerajaan Tarumanegara ketika musim hujan tiba. Selain itu juga penggalian dapat mengairi sawah dan ladang disekitar wilayah kerajaan. Chandrabaga seringkali disebut juga dengan nama lain yaitu Bhagasasi, yang kemudian pelafalannya mengalami perubahan menjadi Bekasi.


Tapi temuan arkeologis di Buni yang berupa gerabah-gerabah, perhiasan emas, dan kubur manusia yang diperkirakan berasal dari abad ke-2 sampai abad ke-4 M membuktikan bahwa Bekasi sudah memiliki peradaban sendiri sebelum menjadi bagian dari pusat pemerintahan Tarumanegara.


Di wilayah bekasi juga jejak keluarga Khouw Van Tambun yang terkenal sebagai salah satu taipan papan atas di Batavia masih bisa kita temukan. Rumah mewah mereka yang berlokasi dekat stasiun tambun saat ini sedang direvitalisasi oleh pemerintah agar dapat dikunjungi sekaligus berfungsi sebagai museum.





Bekasi terkenal sebagai kota Patriot karena gelora perjuangan masyarakatnya di era

kemerdekaan yang luar biasa. Ada beberapa monument yang didirikan di kota ini

untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan tanpa nama dan tanda jasa tersebut.


Banyak yang ingin saya ceritakan tentang Bekasi, mungkin suatu saat kita bisa mengobrol lebih banyak lagi tentang kota yang kini sangat modern dan sibuk ini sambil menikmati secangkir es bunga telang di salah satu sudut kafe Bekasi yang apik.


Love, Nova Wazir



 
 
 

Comments


Post: Blog2_Post

08561065498

©2020 by Indonesia Hidden Heritage. Proudly created with Wix.com

bottom of page